Nine Things More Important than Capital

Nine Things More Important than Capital

by Jim Rohn

When starting any enterprise or business, whether it is full-time or part-time, we all know the value of having plenty of capital (money). But I bet we both know or at least have heard of people who started with no capital who went on to make fortunes. How? You may ask.

Well, I believe there are actually some things that are more valuable than capital that can lead to your entrepreneurial success. Let me give you the list.

  1. Time

Read more »

Buah Sirsak Pembunuh Sel Kanker

Buah Sirsak Pembunuh Sel Kanker*
[image: http://www.nouveauafricana.com/body/cuisine/images/Soursop-lg.jpg]
*Orang Inggris menamainyaSoursop, buah dari pohon Graviola, yang kita
menyebutnya Sirsak, adalah bahan alami pembunuh sel kanker yang ajaib dengan
10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.*

*Tapi kenapa kita tidak mengetahui?*
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal
ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana besar riset yang dikeluarkan selama
bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah, dengan
cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya
djual kepasar Dunia.

Memprihatinkan sekali banyak orang meninggal dengan mengenaskan karena
keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet
milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.

Read more »

The Future of Capitalism

The Future of Capitalism
Adam Smith’s market never stood alone

By Amartya Sen

Exactly 90 years ago, in March 1919, faced with another economic crisis, Vladimir Lenin discussed the dire straits of contemporary capitalism. He was, however, unwilling to write an epitaph: “To believe that there is no way out of the present crisis for capitalism is an error.” That particular expectation of Lenin’s, unlike some he held, proved to be correct enough. Even though American and European markets got into further problems in the 1920s, followed by the Great Depression of the 1930s, in the long haul after the end of the second world war, the market economy has been exceptionally dynamic, generating unprecedented expansion of the global economy over the past 60 years. Not any more, at least not right now.

The global economic crisis began suddenly in the American autumn and is gathering speed at a frightening rate, and government attempts to stop it have had very little success despite unprecedented commitments of public funds. The question that arises most forcefully now is not so much about the end of capitalism as about the nature of capitalism and the need for change. The invoking of old and new capitalism played an energising part in the animated discussions that took place in the symposium on “New World, New Capitalism” led by Nicolas Sarkozy, the French president, Tony Blair, the former British prime minister, and Angela Merkel, the German chancellor, in January in Paris.

Read more »

If Tomorrow Never Comes

Cerita ini bagus sekali, terutama untuk kita-kita yang selalu merasa sibuk dan sulit menyisihkan waktu…

Jadikan ini sebuah renungan dan pelajaran… Semoga bermanfaat…

Di suatu daerah hiduplah seorang anak dalam keluarga yang bahagia bersama dengan orang tua dan sanak saudaranya. Dan dia selalu menganggap itu sesuatu yang wajar saja.

Dia bisa bebas bermain, mengganggu adik dan kakaknya, dan membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berkata, “Tidak apa-apa, besok kan bisa”.

Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Semua itu begitu saja dijalaninya sehingga dia merasa bahwa hal itu memang sudah sewajarnya.

Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk meminta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, “Tidak apa-apa, besok kan bisa”.

Read more »

Dinar-Dirham Alternatif Pengganti Dollar??

Dinar-Dirham Alternatif Pengganti Dollar??

Salah satu instrumen yang digunakan dalam sistem perdagangan internasional adalah menggunakan instrumen mata uang dollar AS.

Setelah krisis ekonomi global terjadi setelah Perang Dunia II, melalui pertemuan Breton Woods dirancanglah sebuah sistem mata uang dollar sebagai mata uang utama dalam perdagangan dunia, sekaligus menjadikan World Bank, International Monetary Fund (IMF) sebagai pengendali sistem keuangan internasional.

Perjanjian Breton Woods pada tahun 1973 kemudian dihapuskan ketika Amerika Serikat secara unillateral memutuskan bahwa Dolar Amerika tidak perlu lagi didukung oleh emas. Sejak itulah Dolar Amerika tidak bedanya dengan lembaran kertas saja.

Dengan mata uang dollar AS, Amerika Serikat memegang kekuasaan luar biasa yang sangat tidak proporsional.

Read more »

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI INDONESIA

STRATEGI PENGEMBANGAN
USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM)
DI INDONESIA

Diswandi, SE., M.Sc.

PENDAHULUAN
Badai krisis ekonomi yang mulai terjadi pada pertengahan 1997 telah menerpa hampir semua sendi-sendi perekonomian dan bisnis di Indonesia. Hal ini dirasakan langsung oleh sektor perbankan dan bisnis korporasi, terbukti dengan ditutupnya operasi delapan buah bank secara bersamaan dan lumpuhnya unit-unit bisnis beraset milyaran hingga trilyunan rupiah. Akan tetapi tidak demikian halnya yang terjadi pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ternyata memiliki kelenturan tersendiri menghadapi badai krisis tersebut. Hal ini antara lain disebabkan oleh tingginya local content pada faktor-faktor produksi mereka, baik pada penggunaan bahan baku maupun permodalan. Selain itu, usaha mereka pada umumnya berbasis pada basic needs masyarakat luas dan memiliki keunggulan komparatif.
Usaha mikro kecil dan menengah merupakan suatu subyek yang penting dalam analisa kebijakan pemerintah Indonesia, yang didasari oleh beberapa alasan (Hill, 2001). Pertama, UMKM di negara manapun memainkan suatu peran yang sangat penting di dalam pembangunan ekonomi. Mereka secara khas mempekerjakan 60% atau lebih banyak lapangan kerja industri dan menghasilkan sampai separuh output. UMKM merupakan suatu komponen penting dalam proses industrialisasi yang lebih luas.
Read more »

Regulasi Pajak Penghasilan di Indonesia

Oleh : Diswandi, SE., M.Sc.

Pendahuluan

Pajak masih merupakan sumber pembiayaan yang utama dalam membiayai pembangunan di Indonesia. Setelah mengalami peningkatan berkesinambungan, sejak 2003 kontribusi pajak terhadap total pendapatan negara memiliki tren menurun. Pada APBN 2006, kontribusi penerimaan perpajakan terhadap pendapatan negara turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menjadi 66,59%. Berbagai regulasi telah dikeluarkan untuk mengintensifkan penerimaan pajak, salah satunya adalah regulasi tentang pajak penghasilan (PPh).

Pajak atas penghasilan yang diterima atau diperoleh orang pribadi dan badan diatur dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 1991, Undang-Undang Nomor 10 tahun 1994, dan terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2000. Penerimaan dari Read more »

Arti Penting Institusi dalam Perekonomian

Oleh : Diswandi, SE., M.Sc.
Eratnya hubungan antara institusi dan pertumbuhan ekonomi telah lama disadari. Contohnya adalah pasar, yang merupakan ide dasar Adam Smith, merupakan institusi ekonomi tertua. Pasar yang sehat akan mendorong orang untuk melakukan investasi, inovasi, dan turut dalam kegiatan ekonomi. Adalah Douglass North, pemenang Nobel Ekonomi 1993, yang mempelopori perhatian terhadap pentingnya pembangunan institusi. Berbagai studi menunjukkan adanya perbedaan pada institusi ekonomi adalah penyebab fundamental perbedaan pada pembangunan ekonomi. Perkembangan literatur berusaha untuk menentukan sampai dimana mutu institusi ekonomi private dan publik, struktur tertentu dari tata kelola, keberadaan modal sosial, serta berbagai variabel institusional lainnya dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Beberapa studi empiris tersebut antara lain dilakukan oleh para pelopor dalam literatur institusi dan pertumbuhan ekonomi antara lain Kormendi dan Meguire (1985), Scully (1988), Helliwel (1992), Barro (1996), Knack dan Keefer (1995) dan Mauro (1995).
Read more »

Nobel Ekonomi untuk Perbaikan Pasar

Pernahkah pemerintah berpikir bagaimana seharusnya kekayaan minyak, gas, emas, dan lain-lain dikelola hingga memberi kemakmuran maksimal bagi rakyat? Atau, apakah penguasaan kekayaan alam itu hanya menguntungkan perusahaan serta elite yang mungkin berkolusi?
Sejauh ini pengusahaan kekayaan alam itu belum menghasilkan kemakmuran maksimal bagi rakyat seperti isi Pasal 33 UUD ’45. Mungkin ada yang salah dengan mekanisme pengelolaan kekayaan alam itu. Jika demikian, sebaiknya elite kita belajar kepada tiga ekonom Amerika Serikat peraih Hadiah Nobel Ekonomi 2007, yakni Leonid Hurwicz, Eric S Maskin, dan Roger B Myerson. Mereka meraih hadiah tersebut karena mengembangkan fondasi bagi teori desain mekanisme.
Read more »

Otonomi Daerah untuk Daerah Otonomi

Implementasi UU No 22/1999 yang direvisi menjadi UU No 32 Tahun 2004, selama kurang lebih sembilan tahun terakhir, telah membentuk daerah-daerah otonomi yang baru, baik daerah provinsi maupun kabupaten/kota. Yakni daerah provinsi dari 26 menjadi 33 dan daerah kabupaten/kota kurang lebih dari 330 menjadi 471, dan rencananya akan membengkak menjadi 483 kabupaten/kota.

Pemekaran menjadi daya tarik bagi setiap masyarakat daerah yang merasa memenuhi unsur-unsur yang disyaratkan, walaupun terkadang dipaksakan. Hal itu menjadi dilema bagi pemerintah dan DPR pusat untuk menyetujui usulan dari berbagai daerah untuk dimekarkan.

Tujuan otonomi daerah

Read more »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.